Pada Kamis, 19 Desember 2024, di Balai Desa Barat, Kecamatan Padang, telah dilaksanakan koordinasi awal antara Polsek Padang dan Pemerintah Desa Barat terkait rencana pelaksanaan program ketahanan pangan masyarakat. Program ini dirancang untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat Desa Barat melalui pengembangan peternakan ayam potong. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan visi dan misi antara pihak kepolisian serta pemerintah desa dalam menyukseskan program yang dinilai strategis tersebut.
Koordinasi ini difokuskan pada perencanaan teknis pelaksanaan program, termasuk pembagian peran antara pihak-pihak terkait, skema pendanaan, serta mekanisme pendampingan kepada masyarakat. Dalam diskusi, diusulkan bahwa Polsek Padang akan berperan aktif dalam memberikan pengawalan dan supervisi terhadap jalannya program. Sementara itu, Pemerintah Desa Barat bertanggung jawab untuk memobilisasi masyarakat dan menyediakan fasilitas pendukung.
Pertemuan ini dihadiri oleh Bapak Dadang dan Bapak Siswanto sebagai perwakilan dari Polsek Padang. Dari pihak Desa Barat, hadir M. Basofi, yang menjabat sebagai staf desa. Kepala Desa Barat, yang seharusnya memimpin diskusi, tidak dapat hadir karena sedang menghadiri rapat penting di Pendopo Kabupaten Lumajang. Meski demikian, kehadiran para pihak yang mewakili institusi masing-masing memastikan pembahasan berjalan lancar dan konstruktif.
Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat Desa Barat. Peternakan ayam potong dipilih sebagai fokus utama karena memiliki potensi ekonomi yang besar dan dapat dengan cepat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menciptakan peluang kerja baru dan memperkuat solidaritas antarwarga melalui kerja sama dalam pengelolaan peternakan.
Meskipun belum ada tanggal pasti untuk pelaksanaan program, koordinasi awal ini menandakan komitmen serius dari Polsek Padang dan Pemerintah Desa Barat untuk segera merealisasikannya. Balai Desa Barat akan menjadi pusat koordinasi lebih lanjut dalam tahap persiapan hingga implementasi program.
Dalam pelaksanaannya, program ini direncanakan melibatkan kelompok masyarakat yang akan dibentuk secara khusus untuk mengelola peternakan ayam potong. Polsek Padang akan memberikan pendampingan dalam aspek keamanan dan keberlanjutan program, sementara Pemerintah Desa Barat akan mendukung melalui penyediaan fasilitas dan pelatihan. Skema kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang solid sehingga program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Bapak Siswanto selaku Babinkamtibmas Desa dari Polsek Padang menyampaikan harapannya agar program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. "Kami berharap, melalui program ini, masyarakat Desa Barat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki ketahanan pangan yang kuat," ujarnya. Sementara itu, M. Basofi menambahkan bahwa dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program ini.
Koordinasi awal ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polsek Padang dan Pemerintah Desa Barat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan rencana matang dan kolaborasi yang baik, program peternakan ayam potong di Desa Barat diharapkan dapat menjadi model keberhasilan yang menginspirasi desa-desa lainnya. Selanjutnya, pertemuan lanjutan direncanakan untuk membahas detail teknis pelaksanaan program, dengan harapan program ini segera dapat direalisasikan.
Kembali
Copyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh